BUDIDAYA CACING
Pembuatan media cacing dengan menggunakan vermikompos atau dicampur dengan kotoran hewan dalam media setebal 5 cm
Penebaran cacing dilakukan dengan mengambil populasi sebanyak 400 kg per meter persegi. Jika menggunakan kotak dapat menggunakan 1 kg cacing di setiap kotak
Media cacing dapat ditambahkan dengan serbuk gergaji agar tetap gembur.
Penyiapan Media dan Bibit Cacing
Hal wajib yang harus dilakukan
Periode pemberian pakan dapat dilakukan setiap hari
Pemberian pakan pada cacing dapat dilakukan secara fleksibel.
Pakan dapat diberikan dalam bentuk padat maupun bubur.
Proporsi pakan dapat diberikan minimal 10% per hari dari berat tubuhnya dan maksimal dapat mencapai 100% per hari dari berat tubuhnya.
Pakan cacing berupa limbah dapur dapat dihaluskan terlebih dahulu
Pemberian Pakan
Penyiraman dilakukan setiap 1-2 hari tergantung kondisi media.
Metode penyiraman tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering.
Air yang digunakan untuk menyiram media adalah air sumur, air Sungai, PDAM, dan yang paling bagus adalah air kolam.
Kelembapan menjadi kunci dari kondisi ideal media
Penyiraman Media
Penggemburan Media
Media harus gembur khususnya 5-10 cm agar cacing lebih aktif bergerak.
Antisipasi Hama
Hama terdiri dari hama competitor (semut, kutu, rayap, belatung, dll) dan hama predator (tikus, burung, ayam, bebek, dll).
Kebersihan dan kerapian area media harus dijaga agar hama tidak masuk dalam area budidaya cacing.
Panen Cacing
Umumnya dilakukan setelah 4 bulan masa penebaran cacing.
Setelah itu, panen dapat dilakukan secara rutin setiap bulan, dengan mengambil bagian cacing di pinggir.
Selanjutnya media dibersihkan.
Cacing dimasukkan dalam wadah tembus udara.
