Output Budidaya
TATA CARA PRODUKSI VERMIKOMPOS
1 buah cacing dapat mengkonsumsi makanan hingga setara dengan berat badannya.
Makanan cacing berupa kotoran hewan dan bahan organic yang sudah membusuk.
Makanan tersebut ditambahkan serbuk gergaji atau Jerami.
Perawatan harus dilakukan secara rutin dengan menyiram, dan menggemburkan media cacing agar tetap teduh.
Dalam proses pemanenan, keseluruhan cacing harus dipanen terlebih dahulu kecuali kokon. Cacing dewasa yang telah dipanen akan dikembalikan untuk produksi vermikompos selanjutnya.
Vermikompos yang sudah dipanen dijemur menggunakan udara alami agar mikroba baik tetap terjaga dan panas matahari seperti menjemur padi
Pada saat proses penjemuran harus di bolak-balik hingga kadar air mencapai 25%-30%.
Setelah dijemur dilakukan proses pencacahan guna menyamakan butiran vermikompos atau menggunakan mesin pencacah.
Selanjutnya memasuki proses pengayakan dan packing vermikompos.


CACING KERING dan TEPUNG CACING
Cacing yang sudah dipanen akan memasuki fase karantina selama 3 hari. Fase tersebut bertujuan untuk membersihkan isi perut cacing. Media karantina dibasahi dengan air dan tebar cacing, setelah itu tidak ada pemberian pakan lagi. Media karantina dialasi semen/plastik.
Setelah 3 hari, dilakukan proses pencucian cacing sebanyak 3 kali.
Rebus air hingga mendidih, masukkan cacing dan rebus hingga mengambang selama kurang lebih 7 menit lalu tiriskan.
Cacing dipindahkan ke wadah berongga untuk memaksimalkan proses pengeringan.
Selanjutkan cacing dikeringkan dalam ruang pengeringan steril yang tertutup oleh udara luar.
Proses pengeringan dilakukan selama 5 jam dengan memberikan exhouse sebagai sirkulasi udara.
Cacing yang sudah dijemur memasuki proses pengovenan dengan suhu antara 80-100oC dengan dicek secara terus-menerus.
Selanjutnya adalah proses menghaluskan cacing yang sudah dingin selama 2 menit.
Selanjutnya hasil tersebut diayak hingga benar-benar halus.


